Waspadai Cairan Keputihan Warna-Warni

Keputihan, sebenarnya bukanlah suatu hal yang pantas ditakuti. Keputihan baru layak untuk dikhawatirkan jika sudah mulai terasa ada yang aneh, baik dari sisi warna, bau, dan efek lain yang terjadi di sekitar vagina, seperti gatal atau serasa terbakar.

Memang warna cairan keputihan yang normal itu bermacam-macam, mulai dari putih keruh, kekuningan, atau bening, tapi tidak berbau. Itupun tidak setiap saat keluar, hany waktu-waktu tertentu, mungkin saat tubuh kecapekan. Lalu, bagaimana dengan cairan keputihan yang berbau busuk atau amis? Nah inilah yang perlu diwaspadai, berarti ada yang tidak beres dan harus segera dicari tau penyebabnya.

Berikut macam-macam warna cairan beserta dengan penyebab yang memungkinkan, seperti dilansir oleh women.webmd.com:

  • Cairan berdarah atau berwarna coklat, mungkin adalah dampak menstruasi yang tidak teratur.
  • Cairan kekuningan atau keruh, kemungkinan ada gejala Gonorrhea.
  • Cairan agak berbusa, kuning, atau kehijauan dengan bau busuk, kemungkinan Anda terkena Trichomoniasis.
  • Cairan berwarna pink kemungkinan adalah akibat pasca melahirkan.
  • Cairan kental, putih, dan busuk, adalah vagina yang terinfeksi.
  • Putih, keabu-abuan, atau kuning dengan bau amis, adalah tanda bacterial vaginosis.

Hal-hal di atas hanyalah kemungkinan, masih ada banyak faktor lain yang menyebabkan keputihan tidak seperti biasanya. Jika mengalami gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *