Tips Membersihkan Vagina di Toilet Umum

Menjaga dan merawat daerah intim adalah hal yang sangat penting, karena jika tidak dijaga dan dirawat dengan baik bisa berbahaya bagi kesehatan dan masa depan Anda. Lalu bagaimana jika tiba-tiba Anda hendak menunaikan hasrat buang air kecil atau buang air besar di tempat umum?

Sebagaimana yang kita tahu, dan sudah menjadi rahasia umum, bahwa toilet umum di Indonesia kurang atau bahkan tidak terjaga kebersihannya. Dilema bukan? Rasanya enggan sekali untuk memasuki dan menggunakannya. Takut terkena bakteri dan keputihan. Tapi yang namanya hasrat, jika tidak segera ditunaikan malah bisa membahayakan.

Berikut adalah beberapa tips yang harus diperhatikan ketika menggunakan toilet umum:

  1. Bawalah selalu tisu pembersih kewanitaan dan pastikan dia selalu ada di tas. Tisu ini sebaiknya hanya dipakai saat darurat, misalnya saat menggunakan toilet umum.
  2. Siramlah terlebih dahulu sebelum menggunakan toilet untuk mencegah terjadinya penularan penyakit.
  3. Bersihkan dan lap dudukan toilet dengan tisu atau tisu pembersih kewanitaan sebelum memakainya, karena toilet duduk lebih rentan menularkan keputihan atau bakteri yang berbahaya.
  4. Gunakanlah air dari private shower (shower kecil yang menyambung pada toilet) atau air yang mengalir dari kran saat membasuh vagina. Jika perlu gunakanlah tisu pembersih kewatinaan atau tisu tanpa parfum.
  5. Sebaiknya hindari penggunaan air dalam bak atau ember untuk membasuh daerah kewanitaan. Hasil penelitian yang ditulis dalam buku Seluk-Beluk Kesehatan Reproduksi Wanita oleh Dita Andira menunjukkan bahwa air yang ditampung dalam ember atau bak mengandung 70 persen jamur yang menyebabkan keputihan dan gatal pada vagina.

Memang agak repot, tapi lebih baik mencegah sebelum tertular kan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *