Perbedaan Cairan Keputihan Dan Bukan Cairan Keputihan

Dilansir oleh wikihow.com, ada hal pokok yang membedakan antara cairan keputihan dan bukan cairan keputihan.

Yang pertama adalah bahwa cairan bukan keputihan berwarna putih bening dan tidak berbau, sedangkan cairan keputihan berwarna putih keruh dan berbau. Selain itu, cairan bukan keputihan hanya menempel tipis pada celana dalam, sedangkan cairan keputihan biasanya tebal menempel pada celana dalam.

Yang kedua, seperti dilansir dalam Wikihow.com, faktor yang dapat memicu keluarnya cairan meliputi makanan, pembuahan, penggunaan obat-obatan, menyusui, siklus menstruasi, dan stress.

Beberapa penyakit seperti gonorrhea dapt dikenali melalui cairan yang berwarna kekuning-kuningan, kanker rahim dikenali dengan warna cairan yang merah dan coklat, serta penyakit trichomoniasis yang dikenali dengan warna cairan yang kuning mendekati hijau.

Wikihow.com juga memberikan beberapa tips tentang cairan ini:

1. Segera hubungi dokter apabila cairan berwarna tidak putih dan berbau

2. Gunakan celana dalam berbahan katun agar daerah kewanitaan dapat bernafas

3. Gunakan tisu toilet yang tidak mengandung parfum untuk menghindari iritasi pada daerah kewanitaan

4. Konsultasi dengan dokter tentang kemungkinan pergantian warna cairan disebabkan oleh alat konstrasepsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *