Manfaat Pupuk Organik Untuk Bidang Pertanian dan Perkebunan

Pupuk organik merupakan pupuk yang terdiri dari bagian makhuk hidup, misalnya sisa tanaman yang telah lapuk, bangkai hewan, dan sebagainya. Pupuk organik bisa berbentuk padat atau cair yang gunanya untuk menyuburkan tanah secara fisik, kimia, atau biologi. Pupuk organik memiliki banyak bahan organik daripada unsur haranya.

Pupuk organik dapat bersumber dari kompos, kotoran hewan, sisa-sisa jerami, tongkol jagung, sabut kelapa, ampas tebu dan lain sebagainya. Selain itu limbah peternakan, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian seperti pabrik tahu dan sampah organik rumah tangga juga dapat digunakan sebagai bahan baku pupuk organik.

Manfaat Pupuk Organik

Dari berbagai hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar dari lahan pertanian telah mengalami penurunan produktivitas dengan ditandai rendahnya kandungan karbon organik dalam tanah tersebut, yaitu hanya sekitar 2% saja kandungan karbon organiknya. Sementara kandungan karbon organik yang normal adalah lebih dari 2,5% baru dapat menghasilkan produktivitas yang optimal.

Pupuk organik bermanfaat untuk meningkatkan produksi pertanian dari segi kualitas maupun kuantitas. Selain itu pupuk organik juga berperan mengurangi meningkatkan kualitas lahan dan mengurangi pencemaran lingkungan secara berkala. Penggunaan pupuk organik secara berkelanjutan bisa meningkatkan kualitas tanah sehingga mencegah degradasi lahan dan meningkatkan produktifitas.

Penggunaan pupuk organik pada lahan dan tanaman dapat bervariasi karena bahan pupuk organik beraneka ragam dengan karakteristik dan kandungan kimia yang berbeda-beda. Pupuk organik memiliki peran yang cukup besar terhadap perbaikan kualitas tanah dan lingkungan secara fisika, kimia dan biologi. Di dalam tanah pupuk organik akan mengalami beberapa kali fase perombakan oleh mikroorganisme tanah sampai menjadi humus atau unsur hara.

Bahan pupuk organik juga memiliki peran sebagai makanan dan sumber energi bagi mikroba sehingga dapat meningkatkan aktifitas mikroba dalam memproduksi unsur hara. Di samping sebagai sumber unsur hara untuk tanaman penggunaan bahan organik juga berperan sebagai sumber energi bagi mikroba dalam menyediakan unsur hara.

Namun bahan pupuk organik yang berbahan dasar dari sisa-sisa tanaman, pupuk kandang, limbah industri organik dan sampah rumah tangga masih mengandung sedikit bahan berbahaya karena mengandung logam berat dan asam organik yang bisa mencemari lingkungan. Selama proses pengomposan pupuk, bahan-bahan berbahaya tersebut akan terkosentrasi dalam produk akhir pupuk.

Sehingga diperluaskan seleksi bahan-bahan dasar pupuk organik yang mengandung bahan pencemar lingkungan. Pupuk organik berperan sebagai pengikat butiran primer menjadi butir skunder tanah dalam pembentukan pupuk. Hal ini akan mempengaruhi penyediaan air, aerasi tanah, suhu dan penyediaan tanah.

www.gardenguides.com

Bahan organik yang memiliki kandungan karbon dan nitogen tinggi seperti bekam dan jerami berpengaruh besar terhadap perbaikan lahan dan sifat fisik tanah daripada bahan organik yang terdekomposisi seperti kompos. Pupuk organik berfungsi menyediakan unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan kandungan belerang yang memberi bau pada tanaman bawang.

Unsur Hara Makro dan Fungsinya

1. Nitrogen

Nitrogen berfungsi untuk merangsang pertumbuhan tanaman, untuk sintesa asam amino dan protein, merangsang pertumbuhan vegetatif (zat hijau daun, panjang daun, lebar daun, tinggi batang dan ukuran batang pohon). Nitrogen merupakan bagian dari organ tanaman itu sendiri. Tanaman yang kekurangan nitrogen, pertumbuhannya akan lambat, kekuranagan zat hijau daun, ukuran daun kecil, daun cepat tua, menguning dan mati.

2. Fosfor

Fosfor berfungsi untuk mengangkut energi hasil metabolisme tanaman, merangsang tumbuhnya bunga dan pembuahan, merangsang pertumbuhan akar, merangsang pembentukan biji dan memperbesar jaringan sel. Tanaman yang kekurangan fosfor bentuk buah dan bijinya akan berkurang, daun berwarna kemerahan atau keungu-unguan.

3. Kalium

Kalium berfungsi dalam proses fotosintesis, pengangukatan hasil asimilasi air dan mineral, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap virus dan hama penyakit. Tanaman yang kekurangan kalium batang dan daunnya mudah layu, warna daunnya gelap tidak hijau segar, timbul bercak-bercak pada daun.

Pupuk organik bisa meningkatkan kapasitas tukar kation tanah dan membentuk senyawa kompleks dengan ion logam yang meracuni tanaman seperti mangan, besi dan alumunium.

Infonasa.com adalah perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan dan penyediaan segala kebutuhan argoindustri, salah satunya adalah pupuk organik.

Perusahaan kami sanggup mensupplai pupuk ke berbagai pertanian dan perkebunan yang ada di seluruh indonesia. Harganya juga yang relatif murah dan dapat bersaing dipasaran.

Stok yang disediakan juga banyak, sehingga kami sanggup untuk melakukan kerjasama dengan sistem Kontrak Rutin (stok banyak dan secara continue).

Tiga pilar penting yang menjadi acuan bagi kami dalam menjalin hubungan ialah Integritas, Profesionalisme, dan Independensi dalam pola pikir, ucap dan tindakan.

Infonasa.com akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk memenuhi segala keinginan dan kebutuhan Anda selaku mitra kami melalui pupuk organik yang memiliki kualitas tinggi, serta sistem manajemen pelayanan yang terpadu.

—————————————————————————————————————————————

Untuk pemesanan, silahkan hubungi kami melalui:

Sms/Telp/WA      : 0898.4219.575

—————————————————————————————————————————————

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *